Beranda / Featured / Prof. Dr. H. Amroeni Drajat, M.Ag: “Negara Mayoritas Islam dan Indonesia Minim Ilmuwan dan Pakar”
shafiyyatul.com

Prof. Dr. H. Amroeni Drajat, M.Ag: “Negara Mayoritas Islam dan Indonesia Minim Ilmuwan dan Pakar”

“Ilmuwan terbanyak terdapat di negara Israel yang mayoritas Yahudi, 8000 pakar/juta orang, kedua Jepang dan disusul Amerika 6500 pakar/juta orang. Sedang negara Mesir yang mayorita negara Islam saja hanya 367 pakar/juta.  Indonesia berada diurutan paling bawah negara mayoritas yang memiliki ilmuwan, hanya 64 pakar/juta orang”.

Hal ini diungkapkan Khatib Al-Ustadz Prof. Dr. H. Amroeni Drajat, M.A., saat memberikan ceramah Sholat Idul Adha 1437 H di lapangan hijau YPSA dihadiri oleh civitas akademika YPSA dan warga sekitar YPSA di Lapangan hijau YPSA, Senin (12/9/16).

Khatib juga memberikan gambaran tentang keadaan umat Islam dunia dan Indonesia sekarang ini. Ustadz menyebutkan bahwa sekarang ini negara Islam dan terkhusus Indonesia sedang krisis ilmuwan dan pakar. Ustadz juga memberikan penjelasan sesuai penelitian dari Pakar Atom Indonesia Prof. Ahmad Baiquni  dalam bukunya ‘Al-qur’an, Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi’ bahwa ilmuwan-ilmuwan negara Islam sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara non Muslim.

“Dapat dipahami bahwa negara yang berpenduduk mayoritas muslim sangat sedikit memiliki ilmuwan ataupu pakar sekarang ini. Kita masih kekurangan ilmuwan, pakar, ulama-ulama yang nantinya memberikan pada kemajuan negara-negara Islam”.

“Oleh karena kita harapkan kepada generasi-generasi muda sekarang ini untuk dapat terus belajar, berkarya dan bekerja keras untuk dapat menjadikan Islam yang terdepan” harap Ustadz.

Dalam khutbah dengan tema Meneladani keluarga Ibrahim, dan relevansinya dengan problem umat Islam kontemporer ini ustadz juga menceritakan perjalanan nabi Ibrahim dan kaitannya dengan haji. Ustadz mengatakan bahwa di bulan itu juga Nabi Ibrahim AS membuktikan kepatuhannya terhadap perintah Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Ismail AS dan tanpa membantah Ismail AS dan penuh ketaatan bersedia untuk disembelih oleh ayahnya. Sehingga peristiwa inilah yang dijadikan sebagai lambang kepatuhan umat Islam kepada Allah SWT”.

Tampak hadir Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., Pembina YPSA H. Arisyi Fariza Raz, M.Sc., Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., Bendahara Umum YPSA H. Hizrian Fathullah Raz, B.Com., S.E., M.Sc., Pengawas YPSA H. Hasfi Fauzan Raz, S.Ked., tokoh masyarakat Dr H. Rahmat Shah, dan jamaah lainnya,.

 

Baca Juga

Arisyi Raz: Pentingnya Data Sains dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

YPSA.ID – Kegiatan program ULAMA DAN UMARA BERBICARA kali ini bersama narasumber Arisyi Raz, FRM. (Doctoral …