Beranda / Featured / Ustadz H. Abdul Latif Khan Berikan Tausyiah di Pengajian Akbar YPSA
shafiyyatul.com

Ustadz H. Abdul Latif Khan Berikan Tausyiah di Pengajian Akbar YPSA

Sekarang yang  paling populer di Indonesia adalah surat  Al-Maidah ayat 51. Kita bersyukur kepada Allah SWT, untung ada Ahok kalau tidak, takkan  teringat kita dengan ayat ini. Allah itu maha dahsyat, dia tidak memilih mukmin untuk mengingatkan kita, tapi dari mulut nonmuslim itu sendiri. Seakan-akan dia mengingatkan kembali akan isi kandungan dari ayat itu kepada kita.

Hal ini diungkapkan Ustadz H. Abdul Latif Khan saat mengisi pengajian akbar YPSA di Raz Garden YPSA, Sabtu (8/10/2016).

“Kalau saya melihat Ahok, saya melihat makar Allah SWT sedang jalan. Ada cara Allah untuk menghancurkan kezaliman dengan cara orang zalim itu sendiri yang mengulitinya.  Kenapa harus dia?, karena tidak ada satupun dari kita yang cukup kuat untuk mengangkat ayat itu kepermukaan. Baru satu ayat, sudah goyang satu Indonesia, bahkan ke seluruh dunia”.  Tutur Latif Khan.

Abdul Latif Khan kembali menerangkan bahwa negara yang paling Islami itu bukan berasal dari negara yang mayoritas Muslim. Dari penelitian profesor dan guru besar di George Washington University, mereka meneliti dengan Al-Qur’an dan Hadits kemudian mereka racik dan membuat indikator-indikator atau menyatukan 208 negara di dunia.

“Saudia Arabia berada diposisi 50, Mesir diurutan jauh sekali 148, Timur Tengah  40-100 an, Indonesia sendiri berada diurutan 104. Malaysia  diurutan 33, dan urutan antara 32 sampai pertama itu di pegang oleh negara yang minoritas Islam. Dan urutan 1 itu adalah New Zealand. Dilanjutkan Denmark, Belanda, Singapura, dan Amerika berada diurutan 15”, jelas Abdul Latif Khan.

Ketika Rasulullah dikepung oleh kamu kafir Quraish dan tersudut disebuah gua, bersama Abu Bakar bersembunyi. Abu Bakar ketakutan dan Rasulullah menjawab “La Tahzan”, jangan bersedih  dan galau karena Allah SWT bersama kita. Akhirnya Allah SWT memberikan pertolongan dan menyelamatkannya dari kepungan itu. Artinya kemanapun berada jangan takut dan berusaha untuk melewatinya, selebihnya serahkan pada Allah SWT.

“Apa yang terjadi dengan orang Madinah, ketika mereka kedatangan kaum Muhajjirin yang datang dari Mekkah. Ternyata mereka menyambut dengan senyuman dan keimanan. Mereka memberikan fasilitas dan keinginan kepada kaum pendatang ini. Allah SWT sedang padukan kaum Muhajjirin ini dengan kaum Anshor dan membentuk sebuah peradaban yang luar biasa”.

Azhar Fauzi, M.Pd.I., selaku ketua panitia pengajian akbar mengatakan, “Pengajian akbar kali ini bertemakan ‘Dengan semangat Muharram 1438 H dan Milad Masjid Shafiyyatul Amaliyyah Kita Bangun Karakter Melalui Kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW’, dan pengajian ini akan terus dilaksanakan setiap bulan dan bulan depan akan mendatangkan ustadz dari ibukota Jakarta”.

“Bapak dan Ibu yang tidak sempat hadir, Pengajian Akbar YPSA dapat disaksikan secara langsung (LIVE STREAMING) melalui saluran Youtube di gadget”. Tambah Fauzi.

Tampak hadir ratusan jamaah pengajian akbar ini antara lain Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M, Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., Mayor Edison mewakili dari Pangkosek III Medan, Mayor Budi Oktavian mewakili Kodim 0201/BS, Kolonel Yos Rizal mewakili Kodam I/BB, Letkol Marmaslan mewakili Lantamal  I, Mayor Firdaus mewakili Danlanud Soewondo, masyarakat umum, siswa,  SDM, dan orangtua siswa YPSA.

Baca Juga

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, YPSA dan Pemko Medan Laksanakan Vaksinasi Tahap I

YPSA.ID – Sebanyak 250 siswa-siswi SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) telah melaksanakan …