Monday , December 17 2018
Beranda / Featured / Memaknai HGN ke-73, Tiga Ciri yang Harus Dimiliki Oleh Guru Profesional
deras.co.id
Peringatan HGN ke-73 berlangsung meriah di YPSA, Senin(26/11/18).

Memaknai HGN ke-73, Tiga Ciri yang Harus Dimiliki Oleh Guru Profesional

Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 25 November 2018 di lapangan hijau YPSA, Senin(26/11/18).

Tampak hadir dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional(HGN) 2018 di YPSA yaitu pembina YPSA Buya Drs. H. Sofyan Raz., Ak. M.M., Ketua Umum YPSA Umi Hj. Rahmawaty, dewan pengurus beserta seluruh guru dan SDM YPSA.

Dalam kesempatan tersebut pembina upacara menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP. dengan tema “Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI”.

Dalam pidato yang dibacakan oleh pembina upacara Mendikbud menjelaskan, “walaupun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut. Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik”.

“Profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian; guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya” ungkap Mendikbud dalam pidatonya.

Dalam pidatonya juga Mendikbud menerangkan tentang 3 Ciri guru profesional dan tantangan penetrasi revolusi industri 4.0 yang akan masuk semakin dalam ke berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan.

“Setidaknya, terdapat tiga ciri guru profesional yang harus dimiliki oleh para guru. Pertama, guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Kedua, seorang guru yang profesional hendaknya mampu membangun kesejawatan. Bersama rekan-rekan sejawat, guru terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Ketiga, seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya.”

Peningkatan profesionalisme guru menjadi penting karena hal itu merupakan salah satu syarat utama dalam pewujudan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter serta menguasai kecakapan abad XXI yang dibutuhkan oleh setiap peserta didik.

Usai upacara siswa-siswi YPSA mempersembahkan penampilan melalui tembang untuk semua guru-guru yang telah hadir, pembacaan puisi dan ucapan terima kasih kepada guru-guru YPSA. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Buya Sofyan Raz dan Umi Rahmawaty yang diberikan untuk guru-guru YPSA.

Selanjutnya siswa-siswi PGTK, SD, SMP, SMA YPSA menyalami dan mengucapkan selamat Hari Guru Nasional kepada Buya Sofyan Raz, Umi Rahmawaty dan guru-guru YPSA sembari memberikan sekuntum bunga.

Di akhir acara, tak lupa Buya Sofyan Raz dan Umi Hj. Rahmawaty juga memberikan sekuntum bunga dan coklat kepada semua guru dan SDM YPSA.

Baca Juga

ypsa.id

Milad ke-21, YPSA Beri Bantuan ke 5 Panti Asuhan

Rangkaian kegiatan jelang hari ulang tahun ke-21 YPSA, mengusung tema “21 Years of YPSA as …