Wednesday , January 27 2021
Beranda / Featured / TIM Penelitian SMP YPSA Raih Medali Emas Di Ajang International Young Inventors Award 2020
ypsa.id

TIM Penelitian SMP YPSA Raih Medali Emas Di Ajang International Young Inventors Award 2020

Delegasi tim penelitian SMP YPSA berhasil meraih medali Emas dan medali Perunggu dalam ajang “INTERNATIONAL YOUNG INVENTORS AWARD 2020” yang diselenggarakan oleh INDONESIAN INVENTION AND INNOVATION PROMOTION ASSOCIATION (INNOPA) dari tgl 27-29 November 2020 secara daring Yang diikuti 345 team dari 15 negara.

Hal ini disampaikan Kepala SMP YPSA Irsal Efendi usai mendapatkan hasil dari penelitian tersebut pada Senin (30/11/2020).

Irsal mengatakan bahwa tim SMP YPSA yang meraih medali Emas digawangi Taufik Syahputra, Fathira Syahriany Alvan, Sheena Tsabita Sinaga, dan Beugleh Hate Sabri, membuat AROTHEMAT (Aromatherapy Doormat) dalam kategori International STEM-Based Innovation.

“AROTHEMAT (Aromatherapy Doormate) adalah alas kaki yang beraroma terapi. Terbuat dari karung beras bekas, sabut kelapa, dan ekstrak aromaterapi. Inovasi AROTHEMAT dilakukan karena keset yang biasa kita gunakan lama kelamaan akan berbau tidak sedap jika tidak dicuci kembali secara terus menerus, sedangkan AROTHEMAT lebih awet karena memiliki bau aromaterapi dan dapat menghilangkan kotoran pada kaki karena teksturnya yang kasar”, ujar Irsal.

Sedangkan tim SMP YPSA yang meraih Perunggu kategori International STEM-Based Innovation atas nama Daffa Raqilla Gantari, M. Athallah Rafif Ulhaq, dan Sulthan Rafif Siregar, dengan inovasi Simple Organic Boardmarker.

Kembali Irsal menambahkan bahwa Simple Organic Boardmarker adalah spidol yang dimodifikasi dengan penghapus yang saling menempel. Ini karena, seringkali saat menggunakan spidol, penghapus selalu hilang. Karena itu, penghapus digabungkan dengan spidol. Selain itu, tinta spidol juga dibuat dari bahan organik yaitu berbahan baku arang kayu. Hal ini karena berdasarkan hasil studi yang dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry, efek jangka pendek xylene yang terdapat pada tinta marker umumnya dapat mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala, dan memori jangka pendek.

Sedangkan efek jangka panjangnya dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal, dan sistem saraf pusat. Beberapa penanda juga mengandung propil alkohol, yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan nya dari Buya dan Umi, Pengurus Harian YPSA. Semoga dari kemenangan ini bisa menjadi motivasi kami untuk terus memberikan hasil yang terbaik untuk event selanjutnya” kata Irsal mengakhiri.

Baca Juga

ypsa.id

YPSA dan FK USU Berkolaborasi Melaksanakan Swab Test PCR Gratis

YPSA bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara (USU) melaksanakan Swab Test dan PCR (Polymerase …