Monday , July 22 2019
Beranda / Featured / Prestasi Di Tingkat Dunia Antarkan Siswi SMA YPSA Sebagai Narasumber Teknologi Terapan Balitbang Pempovsu
ypsa.id
Siswa kelas XII SMA YPSA Nabila menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Teknologi Terapan di Sumatra Utara tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Antares Medan, Selasa (9/7/19).

Prestasi Di Tingkat Dunia Antarkan Siswi SMA YPSA Sebagai Narasumber Teknologi Terapan Balitbang Pempovsu

Nabila Nurchalid, satu-satunya narasumber dari tingkat SMA yang menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Teknologi Terapan di Sumatra Utara tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Antares Medan, Selasa (9/7/19).

Nabila yang saat ini merupakan siswi kelas 12 Upper Secondary SMA YPSA merupakan alumni Program SD/Primary dan SMP/Lower Secondary Shafiyyatul Amaliyyah. Pada kesempatan ini, Nabila mempresentasikan inovasi Emo Cookies: Kombinasi Cangkang Telur dan Daun Kelor Sebagai Kukis Sehat dan Bergizi.

Tujuh siswa-siswi SMA YPSA termasuk Nabila, berhasil meraih Medali Emas Internasional di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia untuk kategori Biotechnology & Health. Mereka berhasil menemukan olahan baru obat atau makanan kesehatan herbal yang terbuat dari bahan dasar daun kelor dan cangkang telur.

“Obat yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk pil, kapsul, atau bubuk, kali ini dapat dikonsumsi lebih mudah karena temuan tersebut. Kami berhasil meramu daun kelor menjadi kue (cookies) yang dinamai dengan nama EMO COOKIES yang pastinya akan lebih mudah dikonsumsi”. Ujar Nabila saat presentasi.

“Dunia sudah mengakui keampuhan Daun Kelor dalam dunia medis. Daun Kelor ini pun di luar negeri disebut sebagai Miracle Tree karena memiliki banyak sekali khasiat. Bahkan organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization) merekomendasikan kelor sebagai sumber makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di negara-negara miskin. Banyak khasiat daun kelor seperti melengkapi nutrisi dalam tubuh, mengobati kanker, sebagai antioksidan, menurunkan kolesterol, menyehatkan mata, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menjaga sistem kekebalan tubuh dan juga menjaga fungsi otak. Selain itu, tanaman ini juga ada di kebun sekolah dan mudah budidayanya”, presentasi Nabila.

“Produk ini sudah diuji di Lab. Kesehatan Daerah Dinas Provinsi Sumatera Utara, dan hasilnya EMO Cookies layak untuk dipasarkan dan sudah berstandar nasional Indonesia. Dalam pemasaran produk Emo Cookies ini, kami telah menjual produk di kantin sekolah dan berbagai pameran dengan harga Rp. 10.000,- atau RM 4”, katanya lagi.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara Ir. H. Irman. M.Si., pada acara Sosialisasi Teknologi Terapan di Sumatera Utara, mengatakan, “Pemanfaatan teknologi terapan saat ini masih sangat terbatas. Padahal teknologi terapan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian dan pembangunan Provinsi Sumatera Utara”.

“Tantangan dihadapi Indonesia saat ini bagaimana meningkatkan pembangunan Iptek dan kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah melalui pemanfaatan berbagai teknologi terapan yang dihasilkan lembaga penelitian baik di daerah maupun pusat, ” jelasnya.

Ditambahkannya, sosialisasi teknologi terapan bertujuan memberikan informasi dan pemahaman kepada stakeholders terkait di Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tentang berbagai teknologi terapan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah dan masyarakat Sumut.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini saya mengharapkan kepada semua pihak dan stakeholders meningkatkan koordinasi dan sinergitas guna memanfaatkan berbagai hasil litbang, untuk memberikan pelayanan teknis dan teknologi kepada masyarakat yang membutuhkan, ” kata Irman.

Kerjasama dengan lembaga-lembaga penelitian dan perguruan tinggi diharapkan terus menghasilkan berbagai teknologi dan inovasi yang bermanfaat dalam mendukung pembangunan di Sumatera Utara.

Hadir pada kesempatan ini Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Sumut Prof Harmein Nasution MSIE PhD, Wakil Ketua Ir. Tohar Suhartono MT, Sekretaris Dr Azizul Kholis SE, M.Si CMA CSRS dan para anggota, Kabid Inovasi dan Teknologi Balitbang Provsu Ir. H. Sugih Prihatin M.Si, seluruh Bappeda dan Balitbang, OPD Kabupaten/Kota serta Lembaga, balai penelitian kementerian di Sumut.

Acara sosialisasi ini menghadirkan narasumber yaitu Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan Kementerian LHK Dr. Ir. Dwi Sudharto, M.Si., menyampaikan materi tentang hasil-hasil inovasi dan teknologi terapan/tepat guna hasil hutan, Kepala BP2LHK Aek Nauli Pratiara SHut MSi dengan materi Teknologi terapan/Tepat Guna yang dihasilkan BP2LHK Aek Nauli, Ketua LPPM USU Prof. Tulus Vor dipl. Math. M.Si PhD dengan materi Peran USU dalam mendukung pengembangan teknologi terapan di Sumut, dan Nabila Nurchalid dari SMA Shafiyyatul Amaliyyah tentang Cookie EMO: Kombinasi Cangkang telur dan daun kelor sebagai cookies yang sehat dan bergizi.

Selanjutnya Prof. Dr. Ir. Ahmad Rafiqi Tantawi MS dari LP2M UMA, Dadang Mulyana dari LPPM Unimed, Ketua LPPM Unpab Dr E Rusiadi SE MSi dan Rimbawati ST MT dari LPPM UMSU.

Baca Juga

ypsa.id

Pembina YPSA Sambut Hangat Siswi Pertukaran Pelajar Asal Jerman

Annika Roelofsen, siswi asal Osnabruck Jerman, siswi pertukaran pelajar program American Field Servis (AFS) yang …