Beranda / Arsip Berita / INSPIRASI / Wong Urip Iku Wang Sinawang
shafiyyatul.com

Wong Urip Iku Wang Sinawang

Beban hidup itu relatif tergantung siapa yang menilainya. Ada orang yang tiap hari tidak tentu makan nya. Kadang makan, kadang tidak, kadang sekali, beruntung sekali kalau sampe dua kali sehari. Tapi dia tetep enjoy menikmati hidup, karena dia selalu berpikiran positif bahwa Tuhan tidak akan membuat umatnya kelaparan selagi masih mau berusaha.

Ada juga orang yang serba kecukupan. Semua punya. Dari rumah megah, mobil mewah, gadget terbaru. Apa-apa dia punya. Tapi hidupnya tidak pernah jenak. Tiap hari berangkat pagi, pulang malam hanya untuk mencukupi kebutuhan. Padahal semua dia sudah punya.Terus apalagi yang dicari?? Disini bisa dibilang bukan kebutuhan yang dia cukupi tapi nafsu yang dia cukupi. Akhirnya semua dia lakukan.entah itu baik ataupun buruk yang endingnya membuat dia selalu bingung, frustasi atau apalah namanya untuk mengatasi masalah-masalah yang ditimbulkan dari ulahnya itu.

Merujuk hal tersebut kita harus ingat falsafah Jawa, “wong urip iku wang sinawang“. Hidup itu harus saling melihat.Seringkali kita merasa diri kita kurang, tidak punya apa-apa, tidak bisa seperti orang lain, dan selalu berpikiran “wah enaknya hidup orang itu, andai saja ak jadi dia“. Padahal mungkin saja di sisi lain para pesohor, pejabat ataupun pengusaha kaya raya juga pernah berpikir coba kalau saya jadi orang biasa, pasti kehidupan bisa lebih tenang dan nyaman tapi harus selalu kita ingat bahwa banyak diantara orang yang sekarang berhasil dan terlihat “mentereng” didapat dari hasil kerja keras, cucuran keringat dan perjuangan yang luar biasa di masa lalu.

Cobalah kita menengok ke bawah, banyak sekali orang yang kurang beruntung dalam hidupnya daripada kita. Tapi tiap hari mereka selalu berusaha untuk menjalani hidup meskipun banyak kekurangan yang mereka miliki. Apa kita tidak malu melihatanya? Mau terus-terusan mengeluh?? So,semua tergantung dari diri kita sendiri. Mau sukses? Kalau iya bersyukurlah, berusaha, dan berpikiran positif. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan melebihi batas kemampuan umatnya.

Sumber : sang77.blogspot.co.id

Baca Juga

shafiyyatul.com

Pendidikan yang Menumbuhkan Oleh Anies Baswedan

Berikut ini adalah catatan ringkas dari sambutan Bapak Anies Rasyid Baswedan, mantan menteri pendidikan yang …