YPSA.ID – Yogyakarta – SMA Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan, meningkatkan kompetensi guru, serta mempersiapkan lulusan yang unggul dan mampu menjawab tantangan perkembangan sains, teknologi, dan kebutuhan industri di masa depan.
Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan di Auditorium Herman Johannes, FMIPA UGM, Yogyakarta, Kamis (30/7/2026), mencakup berbagai bidang, antara lain pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, program imersi, International Undergraduate Program, peningkatan kompetensi guru, pengenalan program studi di lingkungan FMIPA UGM, serta penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Sebagai rangkaian kegiatan, turut diselenggarakan International Workshop for Educators bertema “Strengthening Teachers’ Science and Technology Literacy Through Coaching Program.” Workshop ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk memperkuat literasi sains dan teknologi melalui pendekatan coaching, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan selaras dengan perkembangan pendidikan global.
Kepala SMA Shafiyyatul Amaliyyah, Dahliana, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada masa depan.
“Kolaborasi dengan FMIPA UGM menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan guru dan peserta didik agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan di era perkembangan sains dan teknologi. Melalui kerja sama ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas, mulai dari pengenalan dunia perkuliahan, riset, hingga akses terhadap program internasional dan wawasan karier di bidang sains,” ujar Dahliana.
Menurutnya, sinergi ini juga membuka peluang penyelenggaraan berbagai program bersama, seperti pelatihan guru, Science Camp, edukasi lingkungan, serta pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang tidak hanya bermanfaat bagi warga SMA Shafiyyatul Amaliyyah, tetapi juga bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.
Lebih lanjut, Dahliana menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu fokus utama dalam kerja sama ini. Melalui International Workshop for Educators dan berbagai program pendampingan dari FMIPA UGM, para guru diharapkan mampu meningkatkan literasi sains dan teknologi, mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif, serta mengajar dengan standar perguruan tinggi terbaik.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi jembatan yang mempererat sinergi antara SMA Shafiyyatul Amaliyyah dan FMIPA UGM dalam meningkatkan kompetensi guru, melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat reputasi sekolah, serta memperluas jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Dahliana.
Kepala Departemen Pendidikan YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom., turut menegaskan bahwa kerja sama dengan FMIPA UGM merupakan bagian dari masterplan penguatan ekosistem akademik YPSA yang berkelanjutan.
“Kami tidak sekadar menjalin kerja sama seremonial. Ini adalah langkah terukur dalam membangun budaya riset dan inovasi sejak jenjang pendidikan menengah. Melalui sinergi ini, kami ingin menanamkan pola pikir ilmiah (scientific mindset) kepada guru dan siswa, sekaligus menjembatani kesenjangan antara kurikulum sekolah dan kebutuhan perguruan tinggi serta dunia industri,” ujar Bagoes.