SMA YPSA Terus Upayakan Mediasi Antara Guru & Orangtua

ypsa.id

Sehubungan dengan pemberitaan di media massa tentang dugaan pemukulan 2 guru SMA Shafiyyatul Amaliyyah, SY dan CC, yang dilakukan orangtua siswa DT dan DF yang terjadi pada Kamis (4/10/2018) yang kami anggap simpang-siur, maka pada kesempatan ini kami sampaikan kembali sikap SMA Shafiyyatul Amaliyyah dan hal-hal penting yang berkaitan dengan kejadian ini.

Pertama, bahwa YPSA sejak pendiriannya tidak membenarkan terjadinya kekerasan fisik di dalam maupun luar sekolah khususnya di lingkungan satuan pendidikan SMA Shafiyyatul Amaliyyah dan hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kedua, sebagai institusi pendidikan Islam, YPSA menjunjung tinggi penyelesaian permasalahan dengan pendekatan persuasif dan kekeluargaan. Dalam hal penyelesaian kejadian ini, YPSA saat ini melalui satuan pendidikan SMA Shafiyyatul Amaliyyah terus melakukan upaya mediasi dengan memanggil dan atau bertemu dengan kedua belah pihak yang berperkara.

Demikian rilis ini dibuat, semoga dapat meluruskan pemberitaan yang telah beredar di media massa terkait kejadian yang telah disebutkan di atas.

Bagikan ke Media Sosial

Artikel Lainnya

Scroll to Top