Saturday , February 16 2019
Beranda / Featured / Observasi dan Interaksi Siswa-siswi SMP & SMA YPSA Di Taman Hewan Pematangsiantar
ypsa.id
Siswa-siswi SMP dan SMA YPSA saat berinteraksi dengan iguana dan satwa lainnya di Taman Hewan Pematang Siantar, Sabtu(02/02/19).

Observasi dan Interaksi Siswa-siswi SMP & SMA YPSA Di Taman Hewan Pematangsiantar


Sebanyak 684 siswa-siswi SMP dan SMA YPSA dalam program Edutour YPSA TP. 2018-2019 melakukan observasi di Taman Hewan Pematangsiantar, Sabtu (2/2/19).

Hal ini disampaikan ketua panitia Bagoes Maulana, M.Kom., saat akan mengawali sambutan pemberangkatan para peserta edutour SMP dan SMA YPSA.

“Para peserta edutour akan berangkat menggunakan 19 bus pariwisata menuju Pematangsiantar ditambah 2 mobil voorijder dari kepolisian”, kata Bagoes Maulana.

Ketua Harian YPSA Addaratul Hasanah, S.Pd., M.Si., saat melepas edutour ini mengatakan melalui edutour ini, siswa-siswi dapat mengobservasi hewan yang ada di taman hewan tertua di Indonesia ini.

“Siswa SMP dan SMA YPSA juga akan mendapatkan wawasan ilmu pengetahuan tentang hewan  serta dapat lebih menyayangi makhluk ciptaan Allah SWT ini. Semoga siswa-siswi SMP dan SMA dapat menikmati perjalanan edutour ini,” ujarnya.

Sesampai di Taman Hewan Pematangsiantar (THPS), peserta edutour menuju Balai Rahmat Taman Hewan Pematangsiantar dan disambut oleh Wakil Pimpinan sekaligus General Manager (GM) Taman Hewan ibu Ade Herlina dan Manager THPS Sanda Octavia Perkasa.

GM THPS Ade Herlina mengatakan, “THPS yang dikelola oleh tokoh Indonesia bapak DR. H. Rahmat Shah ini memiliki populasi ratusan satwa terbaik dan terbanyak di Pulau Sumatera. Hewan dan tumbuhan di sini hidup terawat. Macan, Harimau, serta Singa Afrika menjadi pilihan edutour menarik bagi siswa-siswi”.

This slideshow requires JavaScript.

“THPS buka pertama kali pada 27 November 1936 dan merupakan taman hewan tertua nomor empat Indonesia setelah Surabaya, Bukittinggi, dan Bandung,” ujarnya.

Dengan luas sekitar 4,5 hektare, THPS mengoleksi lebih kurang 240 spesies atau jenis satwa dengan jumlah total lebih kurang 900 ekor. Jumlah itu diluar dari spesies ikan.

“THPS terdiri atas 54 persen aves atau unggas, 28 persen mamalia, 13 persen reptilia, lima persen ikan, dan beberapa jenis amfibi yang berasal dari dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Ia menjelaskan lagi bermacam hewan asli Indonesia bahkan luar negeri ada di THPS dengan kondisi terawat serta sehat. “Keunggulan Taman Hewan ini memiliki puluhan pepohonan besar dan langka, sehingga menambah kenyamanan dan kesejukan” tuturnya.

Dalam penyambutan tersebut, pihak THPS menghadirkan dokter hewan guna memberikan informasi kepada siswa-siswi YPSA. Dokter hewan Taman Hewan Pematangsiantar ini presentasi perihal “Become a vet” atau bagaimana menjadi seorang dokter hewan kepada seluruh peserta edutour.

Usai presentasi YPSA serahkan cenderamata kepada wakil pimpinan THP. Dilanjutkan peserta edutour YPSA menikmati makan siang dan sholat Dzuhur di Balai Rahmat.

Dari pantauan saat observasi lapangan, siswa-siswi peserta edutour sangat menikmati dan senang melihat hewan-hewan yang ada di THPS ini.

Baca Juga

ypsa.id

Ketua Umum YPSA Melepas Siswa-siswi Kelas XI SMA Homestay XIV Ke Simalungun

“Saya harapkan siswa-siswi kelas XI SMA dapat pengalaman berharga selama mengikuti homestay dan tinggal dengan …