Friday , August 23 2019
Beranda / Featured / Gubsu Edy Rahmayadi Apresiasi Karya Inovatif Siswa SMP dan SMA YPSA
ypsa.id
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berikan apresiasi tinggi kepada siswa-siswi SMP dan SMA YPSA di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu(Selasa, 28/5/2019)

Gubsu Edy Rahmayadi Apresiasi Karya Inovatif Siswa SMP dan SMA YPSA

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengapresiasi kreativitas dan inovasi siswa SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyyah (YPSA), yang menciptakan berbagai produk inovatif hingga mendapat medali di ajang lomba internasional.

Menurut Gubernur, hasil kreasi inovasi siswa SMP dan SMA YPSA ini memiliki manfaat yang baik di masyarakat. Apalagi para generasi muda tersebut merupakan penerus yang akan menjadi pemimpin di masa depan sehingga dirinya memberikan motivasi agar prestasi yang diraih saat ini, bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Kalian nanti yang akan memimpin bangsa ini, yang akan menjadi Gubernur. Teruslah belajar,” ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat memberikan nasehat kepada siswa yang hadir bersama para guru dan Kepala Sekolah YPSA, Selasa (28/5/2019), di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Selain mengapresiasi, Gubernur juga berharap agar inovasi seperti yang dilahirkan oleh siswa SMP dan SMA tersebut, dapat ditindaklanjuti. Sebab jika memang produk itu bermanfaat dan dapat diterima masyarakat, maka bukan tidak mungkin Sumut akan bisa bersaing di kancah Internasional. Karena itu dirinya meminta dinas terkait untuk meneruskan apa yang sudah dibuat oleh para generasi muda ini.

Sementara Kepala SMA YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom. juga berterimakasih karena kehadiran mereka disambut hangat Gubernur dan Wakil Gubernur. Kedatangan mereka sejatinya ingin menyampaikan tentang prestasi yang diraih anak didiknya pada lomba penelitian Internasional di Malaysia selama 2019 ini.

“Sekolah kita memiliki visi dan misi menghasilkan generasi emas yang disiplin, religius dan cerdas. Dengan raihan ini, kita ingin mengharumkan nama Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia yang bermartabat di kancah internasional.”

Bahkan produk inovasi siswa asal Sumut ini mendapatkan medali perak hingga emas. “Mereka ikut lomba penelitian dan inovasi di Malaysia. Pertama untuk produk MangOSA, yang membuat bahan dasar plastik ramah lingkungan (dari limbah biji mangga). Mereka mendapat medali perak untuk produk ini,” sebutnya.

Begitu juga pada lomba lainnya, produk cairan pencuci tangan (hand sanitizer) yang dapat digunakan tanpa campuran air. Produk ini kata Bagoes disebut dengan nama Hakudu, dimana bahan dasarnya adalah kulit durian. Campuran ini kemudian membuat mereka memperoleh medali emas.

“Kemudian juga ada daun kelor, yang sering orang bilang untuk mistis. Padahal punya banyak khasiat, antioksidan, kanker, malnutrisi dan lainnya. Jadi bisa dibuat kapsul atau serbuk. Ini mereka (siswa) buat dalam bentuk cookies (kue) yang bisa dikonsumsi dari yang muda dan yang tua,” katanya.

Sedangkan target mereka sendiri kata Bagoes, adalah para siswa yang tergabung dalam wadah ekskul (ekstrakurikuler) penelitian ini bisa terus mencari dan memecahkan masalah di masyarakat seperti lingkungan serta akan mendaftarkan inovasi ini ke HAKI dan lembaga lainnya agar dapat dikonsumsi khalayak umum.

Baca Juga

ypsa.id

Siswa-Siswi Program Sister City Asal Jepang Terkesan Dengan SMA YPSA

SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menyambut kedatangan sepuluh pelajar Ichikawa Jepang program Sister City …