Wednesday , December 11 2019
Beranda / Featured / Penampilan Siswa dan Sekuntum Bunga Untuk Guru YPSA
ypsa.id

Penampilan Siswa dan Sekuntum Bunga Untuk Guru YPSA

Sekretaris Umum YPSA Hj Rizki Fadilah Raz menjadi pembina pada upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2019 yang diperingati dengan cara sederhana namun khidmat di lapangan hijau Sekolah Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), Senin (25/11/19).

Tampak hadir dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional(HGN) 2019 di YPSA yaitu pembina YPSA, H. Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Umi Hj. Rahmawaty, dewan pengurus beserta seluruh guru dan SDM YPSA.

Dalam kesempatan tersebut Rizki Fadhillah Raz menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang baru saja dilantik Nadiem Makarim.

Dalam pidato itu menjelaskan, “Biasanya Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke”.

“Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka-angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda frustrasi karena Anda tahu betul bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi”, tulis Nadiem.

“Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk memerdekakan belajar di Indonesia. Namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambilah langkah pertama. Besok di mana pun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia pasti akan bergerak” ungkapnya kembali.

“Selamat Hari Guru, Merdeka Belajar, Guru Penggerak”, akhirinya.

Usai upacara siswa-siswi YPSA mempersembahkan penampilan melalui tembang untuk semua guru-guru yang telah hadir, pembacaan puisi dan ucapan terima kasih kepada guru-guru YPSA, Musikalisasi Puisi dan Pantomim. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Buya Sofyan Raz dan Umi Rahmawaty yang diberikan untuk guru-guru YPSA.

Selanjutnya siswa-siswi PGTK, SD, SMP, SMA YPSA menyalami dan mengucapkan selamat Hari Guru Nasional kepada Buya Sofyan Raz, Umi Rahmawaty dan guru-guru YPSA sembari memberikan sekuntum bunga.

Di akhir acara, tak lupa Buya Sofyan Raz dan Umi Hj. Rahmawaty juga memberikan sekuntum bunga dan coklat kepada semua guru dan SDM YPSA.

Baca Juga

ypsa.id

Panen Medali, Tim SMA YPSA Harumkan Indonesia Di Korea Selatan

Sebanyak 43 siswa-siswi SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) yang terbagi dalam 6 tim berhasil …